Banyak Pungutan di PTN Tidak Disetor ke Kas Negara

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah kejanggalan dalam mengaudit laporan keuangan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010. Salah satunya, ada sejumlah pungutan di perguruan tinggi negeri yang tidak disetorkan ke kas negara, tidak dilaporkan kepada menteri keuangan, dan digunakan langsung tanpa melalui mekanisme anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Rinciannya, pungutan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada rekening rektor selaku bendahara penerimaan yang digunakan langsung sebesar Rp 12 miliar. Kasus ini ada di Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Lampung dan Universitas Negeri Makassar.

607.712 Mahasiswa Tercatat di UT

Sebanyak 607.712 orang tercatat telah melakukan registrasi di Universitas Terbuka (UT) pada tahun 2011. Jumlah tersebut tersebar di seluruh pelosok wilayah Indonesia dan luar negeri. Untuk dapat melayani seluruh mahasiswanya, UT mengedepankan manajemen yang andal, sistem jaminan kualitas yang solid, serta perangkat pendukung kerja yang canggih berbasis ICT.

Demikian terungkap dalam sambutan Rektor Universitas Terbuka Tian Belawati yangdisampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Terbuka Dar-yono dalam acara Upacara Penyerahan Ijazah. Rabu (13/7)- Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Graha Batununggal Indah tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wahyudin Zarkasyi.

PTN Jangan Peras Mahasiswa

Pemerintah harus segera mengambil tindakan nyata untuk menekan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) agar lebih terjangkau oleh semua kalangan mahasiswa. Jika tidak, pemerintah bisa dituding telah bersikap diskriminasi karena hanya memberikan kesempatan pendidikan kepada mahasiswa dari keluarga kaya.

"Pemerintah sudah abai dalam memberi pendidikan yang bermutu dan murah kepada anak bangsa," kata Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri di Jakarta, Senin (11/7).

Sumbangan Masuk PTN Dibatasi

Tahun depan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memutuskan bakal membatasi sumbangan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) bagi mahasiswa baru. Kepastian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Djoko Santoso.

Langkah Itu perlu dilakukan, menurut Djoko, lantaran sejumlah fakultas atau program studi cenderung menetapkan uang sumbangan yang tinggi bagi mahasiswa baru, terutama Kedokteran dan Teknik, dan Itu hampir terjadi di semua PTN di Indonesia.

Usulkan PBNP PTN 20 Persen

Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mulai menyiapkan beberapa alternatif mengurangi mahalnya biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN). Salah satunya dengan menurunkan porsi pener! maan negara bukan pajak (PNBP) dari 37,20 persen menjadiTZO persen saja. Dengan begitu, beban yang ditanggung masyarakat akan berkurang. Sebab, PNBP berasal dari calon mahasiswa.

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendlknas Djoko Santoso mengatakan, komponen pembiayaandi PTN terdiri atas biaya mengikat, seperti beasiswa, gaji, dan tunjangan dosen serta tidak mengikat misalnya investasi pendidikan dan PBNP. Strukturnya, biaya mengikat 25,62 persen, tidak mengikat 37,18 persen, dan PBNP 37.20 persen.Dari hitungan mui gampang. Pemerintah bayar berapa, sisanya masyarakat Konsepnya jangan murah tapi harus adu yang bayarin." ungkap Djoko di lakarta kemarin (12/7).

Masih Terbuka Kesempatan Masuk PTN

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 hari ini resmi diumumkan. Ada 118.233 peserta seleksi dipastikan lolos dan berhak masuk ke 60 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Mereka yang diterima tentu bersyukur bisa meraih apa yang dicita-citakan.

Sebaliknya, masih ada ratusan ribu siswa lain yang tidak lulus. Dari total 540.953siswa yang mendaftarSNMPTN, baik melalui jalur reguler maupun Bidik Misi, tercatat 154.954 orang pendaftar tidak lulus, meski memperoleh nilai di atas rata-rata. Haruskah mereka berputus asa?

118.233 Peserta Lolos SNMPTN 2011

Dari total 540.953 peserta seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri, sebanyak 118.233 dinyatakan lolos ujian tertulis dan keterampilan. Dari jumlah peserta yang diterima, 56.856 peserta berasal dari kelompok IPA dan 61.377 kelompok IPS. Daya tampung yang tersedia di seluruh perguruan tinggi negeri peserta SNMPTN tahun ini sebanyak 119.041 kursi

"Dari alokasi ini hanya 118.233 peserta yang lolos seleksi sehingga masih ada 808 kursi yang kosong," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, Djoko San-toso, Selasa (28/6). di Jakarta.kursi kosong, kata Ketua I.nn tiaSNMPTN 2011 Herry Suhar-diyanto, jumlahnya menurun drastis jika ketimbang tahun lalu yang mencapai 4.173 kursi. "Kursi kosong terjadi di sejumlah program studi yang dianggap masyarakat tidak favorit," katanya.

Mencari Ospekyang Mendidik dan Akademis

Ospek dalam bahasa yang lebih sederhana adalah masa orientasi studi dan pengenalan kampus. Tujuannya, mengenalkan kampus dan berbagai hal terkait dengan perkuliahan sebagai dunia baru yang akan dimasuki mahasiswa baru alias maba.ebagai sebuah kegiatan yang menjadi pintu pertama ba£i mxiba, transfer ilmu menjadi kunci utama kegiatan ini Transfer ilmu yang dilakukan kampus sebagai sebuah institusi direpresentasikan oleh kehadiran para senior yang sengaja dilibatkan dalam kegiatan ini. Tentu saja petinggi kampus dan dosen pengajar juga turut campur.

Sebaiknya Trisakti Dijadikan PTN

Berkaitan dengan kasus Universitas Trisaksi, Wakil Ketua Komisi IH DPR RI, Azis Syamsuddin, menyatakan yang terbaik memang perguruan tinggi (PT) itu dikembalikan kepada negara menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Pasalnya, dengan cara itu kemaslahatan publik lebih dikedepankan.

Azis menyatakan hal itu kepada wartawan di Jakarta kemarin. "Itu lebih baik ditinjau dari semua sisi. Akan lebih bermanfaat buat publik," kata Azis yang juga Ketua Umum DPP KNPI tersebut

Masuk Perguruan Tinggi Impian Bukan Mimpi

Mengenakan toga, menggenggam ijazah,, dan melambungkan topi saat wisuda seolah menjadi impian umum yang tercetak para pelajar. Namun, untuk menduduki bangku universitas adalah hal yang tak mudah bagi sebagian orang.

Tak perlu berkeluh kesah. Sebab, kini sejumlah universitas menawarkan jalur lain untuk mendaftar jika seseorang gagal di ujian masuk perguruan tinggi negeri. Bantuan biaya pendidikan pun diluncurkan melalui sejumlah program seperti beasiswa. Misalnya Universitas Indonesia

Buka Kesempatan S2 di UGM dan UI

Ini kesempatan emas bagi para pemuda-pemudi yangingin melanjutkan pendidikan program pascasarjana (S2). Kesempatan itu diberikan atas kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI). Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Zubakhrum Tjenreng mengatakan, S2 Program Studi Ketahanan Nasional dengan Konsentrasi Pengembangan Kepemimpinan di UGM diperuntukkan bagi pemuda-pemudi di wilayah timur. Meliputi Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Teng-gara Timur, Papua Papua Barat. Maluku Utara, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. "Beban studi sebanyak 42-50 SKS, masa kuliah 4 semester di UGM Jogjakarta.. Dimulai bulan September. Untuk seleksi akademik dimulai tanggal 11 Juli hingga 3 Agustus," ujarnya di Jakarta Senin (13/6).

UMB-PT Sediakan 10.238 Kursi

Sebanyak 12 perguruan tinggi negeri (PTN) kembali menggelar ujian masuk bersama (UMB) pada tahun ini. Berbeda dengan tahun lalu, UMB perguruan tinggi (UMB-PT) yang digelar pada 9 Juli mendatang juga melibatkan delapan perguruan tinggi swasta (PTS) sebagai altematif pilihan.

Ketua Pelaksana UMB-PT Asman Budisantoso mengemukakan ada 10.238 kursi yang disediakan 12 PTN kepada calon mahasiswa yang tersebar di 467 program studi. Adapunbagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan ke PTS, disediakan 8.377 kursi dari 130 program studi di delapan PTS.

60 Calon Mahasiswa Unpad Mundur

Sekitar 60 calon mahasiswa (cama) Universitas Padjadjaran yang telah diterima melalui SNMPTN jalur undangan dan menerima Bidik Misi mengundurkan diri dari program Bidik Misi. Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, 60 mahasiswa ini mengaku kepada pihak universitas kalau mereka tidak berhak menerima Bidik Misi, karena mampu. Namun, walaupun tidak menerima Bidik Misi, mereka tetap dinyatakan lulus SNMPTN jalur undangan.

"Didoakan beneran miskin itu sepertinya ampuh juga, karena akhirnya pada mengaku. Setelah kami verifikasi data dan visitasi pun mereka memang mampu bayar kuliah, bahkan ada yang sanggup membayar biaya pengembangan kampus," turur Ganjar di Bandung, Selasa (14/6).

Pemerintah Harus Percaya Akademisi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Deden Darmansyah menuturkan, pemerintah daerah harus memberikan kepercayaan terhadap akademisi, termasuk hasil risetnya sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan di Jawa Barat. Dengan begitu seluruh program pembangunan di berbagai bidang terpola sesuai dengan kajian akademis.

"Itu yang harus dilakukan. Kalau kita tidak percaya kepada akademisi, mau percaya kepada siapa lagi. Pemprov harus menjalin hubungan baik dengan perguruan tinggi terutama dalam hal riset yang mengangkat permasalahan Jabar," kata Deden saat dihobungi Minggu (n/6).

PTN Tolak Umumkan Nilai SNMPTN

Para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) belum sepakat mengumumkan nilai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2011 secara transparan. Masalah itu masih dalam penggodokan.

Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN Herry Suhardiyanto menuturkan, tahun ini tampaknya masalah transparansi belum siap. "Semuanya masih dalam proses," ujar Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) itu, akhir pekan lalu.

Kursi Kosong Belum Terdata

Panitia Nasional Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memastikan, kursi kosong dari jalur undangan akan dialihkan ke kuota seleksi tulis. Awalnya, kuota jalur ujian tulis sebanyak 110.149 kursi di 60 PTN. Meskipun begitu, panitia belum memiliki data berapa banyak sisa kuota dari jalur undangan tersebut

Ketua Panitia Nasional SNMPTN Herry Suhardiyanto mengatakan, banyak lulusan SMA yang sudah diterima di PTN melalui jalur undangan tidak melakukan daftar utang. Akibatnya, muncul banyak kursi ko-song. "Saya belum dapat data resminya berapa. Tapi memang ada (kursi kosong). Di IPB (Institut Pertanian Bogor, Red) saja mencapai 5 persen dari total kuota sebesar 2.331 kursi," ujar Herry di Jakarta, kemarin (10/6).

Pemerintah akan Tambah PTN

Pemerintah akan menambah beberapa perguruan tinggi negeri (PTN), terutama di luar Jawa. Penambahan diperlukan karena daya tampung perguruan tinggi masih rendah bila dibandingkan dengan lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Djoko Santoso mengatakan, memang tidak semua lulusan SMA/MA tertampung baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). "Karena keterbatasan daya tampung dan ada juga lulusan SMA/MA yang memilih bekerja," katanya, akhir pekan lalu.
Panitia nasional Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengaku telah menemukan sejumlah kecurangan yang akan dilakukan oknum saat pelaksanaan ujian 31 Mei-1 Juni. Salah satu modus ke-curangannya adalah mem-briefing sejumlah peserta untuk ikut tes di lokasi tertentu.

Ketua Panitia Nasional SNMPTN Herry Suhardiyanlo mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan info adanya pihak-pihak yang melakukan briefing kepada peserta. Setelah lulus, baru peserta tersebut membayar sejumlah uang kepada oknum. "Infor-masi yang beredar seolah-olah mengatasnamakan pihak tertentu

110.149 Kursi PTN Diperebutkan

Ujian tulis seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tahun 2011 diikuti 540.928 peserta. Sebanyak 179.340 peserta kelompok IPA, 196.469 peserta IPS, dan 165.119 peserta IPC akan mengikuti ujian pada 31 Mei dan 1 Juni. Adapun daya tampungnya sebanyak 110.149 kursi. Hasil SNMPTN akan diumumkan pada 30 Juni Kursi yang diperebutkan mencakup 60 PTN.

Mengantisipasi perjokian, materi soal untuk peserta lulusan tahun 2009-2010 dan 2011 dibuat berbeda. "Jangan tergiur pihak mana pun yang menawarkan jasa agar bisa diterima di PTN. Itu tak benar dan takkan berhasil," kata Ketua Panitia SNMPTN 2011 Herry Suhariyanto di Jakarta, Minggu (29 5).

Peserta SNMPTN DKI Naik 30%

Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 di DKI Jakarta meningkat 30 persen dibandingkan tahun 2010, dari 35.000 peserta menjadi 45.171 orang.

Berdasarkan data dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) selaku Panitia Lokal (Panlok) Penyelenggara SNMPTN 2011 di DKI. peserta terdiri dari kelompok IPS (23.708 orang), IPA (15.730 orang), dan Ilmu Pengetahuan Campuran (IPO sebanyak 5.773 orang. Jumlah Itu masih ditambah sekitar 774 pengambil kartu PIN via online yang tak melanjutkan pendaftaran sehingga dipastikan tak dapat mengikuti SNMPTN.